Seakan Kita

Ada kalanya kita merasa jemawa, dengan tingginya pangkat dan derajat. Seakan kita istimewa dan diperlakukan spesial, kemudian merasa bahwa diri kita berbeda dari orang lain.

Terkadang kita merasa argumen2 kita tak mampu dipatahkan. Lalu kita merasa kebenaran ada di tangan, dan berkata, “Ini pendapatku dan ini benar.”
Lalu dengan angkuhnya kita tutup pintu hidayah pada diri kita, yang kita pikir telah mendapat hidayah sejak lama.

Perlahan kita menjadi orang yang kikir akan keikhlasan. Kikir akan kedewasaan. Menjadi Qadhi-nya kejahatan. Menghakimi dengan alasan, sampai dengan penuh bangga berkata, “Yang utama itu hijab hati, baru hijab fisik.” Misal.

Dan ketika kejemawaan dihadapkan pada lelahnya para ikhwan (saudara). Menyerahnya mereka untuk mengingatkan, hingga dada mereka terasa sempit atas perlakuan dan tuduhan yang kita lemparkan. Ketika malam2 mereka terwarnai tangis atas diri kita. Ketika mereka merasa al-akh yang dulunya shalih telah berubah seakan menjadi raja buta nan tuli. Ketika mereka pada akhirnya bersandar pada Rabb-nya, memohon pertolongan dari-Nya dan meminta saudara lain untuk mengingatkan, dengan ringannya kita mengatakan, “Kamu penebar fitnah, kawan.”

Tak dipedulikan.
Penuduh sembarangan.
Tidak peka.
Begitu yang kita pikirkan.

Nyatanya, ternyata kita menjadi ujian ‘yang tak perlu’ bagi mereka, karena tidak selesainya diri kita atas permasalahan kita sendiri.
Nyatanya, kita adalah pemecah belah tubuh yang telah rapat oleh ukhuwah. Sampai seorang dari kaum muslimin berkata, “Manusia yang terburuk adalah orang yang menjadi penyebab terpecahnya satu jamaah.” Mungkin ini layak kita ingat.

Dan nyatanya, kita menjadi seseorang yang menjadikan saudara kita merasa pasrah dan putus asa lalu kembali pada Rabb-Nya.
Bagus kah?
Memang bagus, tapi bukan dalam kondisi seperti ini.

Lalu, hendak sampai kapan kita akan terus mengumpat?
Sedangkan waktu terus berkurang, dan tak lama lagi kita akan dijemput pulang.

Selamat Jalan.

Andi Fikri
Rumah, 01 Februari 2016

Andi Fikri

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s